Kamis, 03 Juli 2014

Pemilu, Opini, dan Persahabatan

Jadi begini kisahnya, di suatu daerah, hiduplah 2 Orang Sahabat, sebut saja Epul dan Ucup, mereka berteman sejak bangku sekolah, tetapi sekarang mereka terpisah karena berbeda tempat melanjutkan pendidikan yang jaraknya lumayan jauh, tapi mereka tetap berkomunikasi melalui social media.
Mereka berdua di pemilu presiden 2014 kali akan menggunakan hak pilihnya, keduanya sudah mempunyai kandidat favorit masing masing, dan seperti kebanyakan orang lain tentunya, mereka menyuarakan dukungan mereka salah satunya di social media, update tentang kandidat pilihan mereka, kenapa mereka mendukung kandidat tsb, prestasi, kehidupan dan kenapa orang harus mendukung kandidat pilihan mereka tersebut, begitulah, berjalan seperti itu, sampai suatu ketika, Epul jadi merasa aneh dan cukup resah dengan aktivitas Ucup melalui social media yang meng-share link yang mengakses beberapa halaman web yang berisi opini opini yang berlebihan dengan tidak adanya fakta dan malah mengarah ke fitnah terhadap salahsatu kandidat.
Epul berniat menegur dan memberi tahu Ucup tentang aktivitasnya di social media yang bisa dibilang salah dan menyebar fitnah, kira kira beginilah percakapan mereka melaui akun socmed mereka